LANTABUR.TV

Selamatkan Anak Kita Dari Pornografi Menjadi Generus Berprestasi "Kecil Terbina, Remaja Terjaga, Muda Berkarya, Hidup Sederhana, Keluarga Sejahtera, Tua Kaya Ilmu, Mati Masuk Surga Selamat dari Neraka" -JADILAH GENERUS YANG CERDAS DAN FAHAM-
www.ppg-indonesia.com
CONTENT TWITTER HERE
CONTENT FACEBOOK HERE

Minggu, 23 Maret 2014

Ustadz Radikal Adam Amrullah Akan Menjalani Sidang Perdananya di PN Bekasi



MoslemNEWSOne | BEKASI - Ustadz radikal Adam Amrullah akan menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi Senin (17/3/13), Minggu depan terkait pencemaran nama baik salah satu organisasi mitra polri. Menurut staf Panitera Pidana PN Bekasi, Anggriawan Setiaji, terdakwa Adam Amrulla...

Jumat, 12 Juli 2013

LDII Sesat Karena Mangkul?

LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) saat ini telah menjadi fenomena paling menarik dalam demokrasi dan kebebasan beragama di negara ini. Di luar mainstream utama NU dan Muhammadiyah belum pernah ada organisasi Islam yang sempat berkembang dan membesar seperti LDII. Berbeda dengan NU dan Muhamadiyah yang pada saat kelahirannya mendapatkan tentangan dari pemerintahan Hindia Belanda, perjuangan LDII justru menghadapi rintangan dari masyarakat dan pemerintah sendiri.

Menariknya adalah cikal bakal LDII yang dikenal dengan nama Islam Jamaah merupakan kelompok Islam yang kehadirannya mendapat perlawanan paling kuat dari masyarakat karena dianggap aliran sesat. Bahkan pemerintah sempat mengeluarkan larangan resmi terhadap aktivitas kelompok tersebut di seluruh Indonesia. Image masyarakat terhadap LDII-pun tidak berubah hingga kini sebagai jelmaan dari organisasi terlarang Islam Jamaah. Namun sejauh ini LDII tetap eksis dan terus berkembang pesat. Faktanya dari 10 kriteria aliran sesat yang dirilis Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak satupun menyangkut di LDII.

Ada yang berspekulasi bahwa eksistensi LDII saat ini semata-mata karena mendapatkan perlindungan dari rezim Orde Baru yang dimotori oleh Golongan Karya saat itu. Bagaimana mungkin satu golongan Islam bisa berdiri di belakang rezim otoriter yang represif terhadap umat Islam? Asumsi ini sangat masuk akal pada masa jayanya Orba. Namun sejarahpun membuktikan ketika pemerintahan Pak Harto runtuh dan partai pohon beringin saat ini kekuasaannya terus menyusut, LDII tidak terpengaruh sedikitpun. LDII tetap jaya dan terus berkembang di mana-mana.

LDII dan Mangkul

Banyak isu yang digunakan untuk mendiskriditkan LDII namun salah satu yang paling pokok adalah masalah SISTEM MANGKUL.

Berikut ini adalah pengertian mangkul dari berbagai sumber. Tentu saja semua deskripsi tersebut adalah sepihak yang dibuat orang luar LDII dan belum pernah ada klarifikasi atau tabayun. Sayangnya LDII sendiri hingga saat ini belum tergerak untuk memberikan klarifikasi terhadap isu akidah yang fundamental itu.

Sistem manqul menurut H. Nurhasan Ubaidah Lubis adalah: “Waktu belajar harus tahu gerak lisan/badan guru; telinga langsung mendengar, dapat menirukan amalannya dengan tepat. Terhalang dinding atau lewat buku tidak sah”.

Sedang murid tidak dibenarkan mengajarkan apa saja yang tidak manqul sekalipun ia menguasai ilmu tersebut, kecuali murid tersebut telah mendapat Ijazah dari guru maka ia dibolehkan mengajarkan seluruh isi buku yang telah diijazahkan kepadanya itu”. (Drs. Imran AM. Selintas Mengenai Islam Jama’ah dan Ajarannya, Dwi Dinar, Bangil, 1993, hal.24).

Kemudian di Indonesia ini satu-satunya ulama yang ilmu agamanya manqul hanyalah Nurhasan Ubaidah Lubis.

Ajaran ini bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang memerintahkan agar siapa saja yang mendengarkan ucapannya hendaklah memelihara apa yang didengarnya itu, kemudian disampaikan kepada orang lain, dan Nabi tidak pernah mem berikan Ijazah kepada para sahabat. Dalam sebuah hadits beliau bersabda:

نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا، ثُمَّ أَدَّاهَا كَمَا سَمِعَهَا .
Artinya: “Semoga Allah mengelokkan orang yang mendengar ucapan lalu menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana apa yang ia dengar”.
(Syafi’i dan Baihaqi)

Dalam hadits ini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendoakan kepada orang yang mau mempelajari hadits-haditsnya lalu menyampaikan kepada orang lain seperti yang ia dengar. Adapun cara bagaimana atau alat apa dalam mempelajari dan menyampaikan hadits-haditsnya itu tidak ditentukan. Jadi bisa disampaikan dengan lisan, dengan tulisan, dengan radio, tv dan lain-lainnya. Maka ajaran manqulnya Nurhasan Ubaidah Lubis terlihat mengada-ada.

Wajibnya Mangkul

Beberapa sumber yang berhasil dihimpun oleh Dakwah Islam Indonesia Online, termasuk catatan salah seorang teman LDII di Facebook dengan akun bernama Kayaprima berjudul BAHAYANYA MEMAHAMI AL QUR AN DAN HADIS TANPA MANGKUL mengungkapkan pengertian berbeda tentang mangkul.

Waktu belajar harus tahu gerak lisan/badan guru; telinga langsung mendengar, dapat menirukan amalannya dengan tepat.
Pengertian ini ada benarnya apablia dalam kontek belajar membaca Al-Quran. Seorang murid hendaknya mengetahui persis gerak bibir dan posisi lidah gurunya agar bacaan yang dihasilkan benar sesuai tajwid dan mahrod. Namun tidak benar apabila dikaitkan dengan pengajaran tafsir Quran atau hadist secara umum dalam LDII. Dalam prakteknya saat ini LDII juga mengadakan pengajian online antar Negara menggunakan media Teleconference.
Mengenai dalil :
نَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مَقَالَتِي فَوَعَاهَا، ثُمَّ أَدَّاهَا كَمَا سَمِعَهَا .
Artinya: “Semoga Allah mengelokkan orang yang mendengar ucapanKu (Nabi) lalu menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana apa yang ia dengar”. (Syafi’i dan Baihaqi)
Dalil ini sebenarnya justru menjadi landasan pokok sistem mangkul. Inti utama dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut adalah “orang yang mendengar ucapanKu” sehingga menjadi prinsip sistem mangkul “GURU BERBICARA MURID MENDENGARKAN”.

Berdasarkan dalil tersebut mangkul adalah metode belajar ilmu agama secara turun menurun dari guru ke murid. Syarat pokok dalam system mangkul adalah ada guru dan ada murid. Transfer ilmu dari guru ke murid sebenarnya hal yang lazim dalam disiplin ilmu apapun.

Seseorang tidak akan bisa menjadi sarjana tanpa bimbingan dari guru atau dosen. Seseorang itu bisa saja belajar sendiri suatu disiplin ilmu di luar sistem pendidikan yang ada dan sangat mungkin ia bisa lebih mahir dari yang lulusan universitas. Akan tetapi ilmunya tidak sah dan tidak ada orang atau institusi yang mengakuinya.

Dalam Islam tidak dikenal system belajar otodidak, membaca dan memahami Quran dan Hadist dengan akal / angan-angan sendiri tanpa bimbingan seorang guru.

Karyaprima dalam catatannya menunjukkan pendapat beberapa ulama tentang pentingnya mangkul, musnad, muttasil yang salah satunya adalah pendapat Imam as-Syafi’e r.a. dan Imam Badruddin ibn Jama’ah:
Imam as-Syafi’e r.a. berkata:
“Barangsiapa yang bertafaqquh (coba-coba memahami agama) melalui isi kandungan buku-buku, maka dia akan mensia-siakan hukum (kefahaman yang sebenarnya)”. [lihat Tazkirah As-Sami’e: 87]

Imam as-Syafi’i juga mengungkapkan bahayanya menuntut ilmu tanpa bimbingan guru: “Orang yang belajar ilmu tanpa sanad guru bagaikan orang yang mengumpulkan kayu bakar digelapnya malam, ia membawa pengikat kayu bakar yang terdapat padanya ular berbisa dan ia tak tahu”. (lihat Faidhul Qadir juz 1 hal 433)

Imam Badruddin ibn Jama’ah memberikan komentarnya:
Maksudnya:
“Hendaklah seseorang penuntut ilmu itu berusaha mendapatkan Sheikh yang mana dia seorang yang menguasai ilmu-ilmu Syariah secara sempurna, yang mana dia melazimi para sheikh yang terpercaya di zamannya yang banyak mengkaji dan dia lama bersahabat dengan para ulama’, bukan berguru dengan orang yang mengambil ilmu hanya dari dada-dada kertas buku dan tidak bersahabat dengan para sheikh (ulama’bersanad’) yang agung.” [lihat Tazkirah As-Sami’ wa Al-Mutakallim 1/38]

Dengan demikian, tuduhan bahwa ilmu manqul yang diterapkan LDII itu sesat adalah sangat lemah karena dasarnya hanya hadist yang telah dipelintir pemgertiannya dengan keterangan-keterangan royu / pendapat sendiri yang tendensius. Sementara, banyak ulama masyhur yang shohih menekankan pentingnya menuntut ilmu pada guru yang bersanad. Sedangkan tuduhan bahwa di Indonesia ini satu-satunya ulama yang ilmu agamanya manqul hanyalah Nurhasan Ubaidah Lubis, adalah tidak benar karena LDII tidak pernah mengklaim seperti itu.

Ilmu mangkul bertujuan untuk menjaga kemurnian agama Islam secara turun temurun ila Yaumil Kiyamah. Sesuai ucapan Imam as-Syafi’i, ilmu yang tidak bersandar pada guru yang bersanad sangat berbahaya karena tidak aman dari kepentingan-kepentingan orang hasut yang ingin merusak Islam.

LDII Sesat? Sesatnya Saja Seperti LDII, Lantas Yang Tidak Sesat Seperti APA?

LDII Sesat? Fatwa LDII Sesat Menurut MUI Masih dalam materi bahasan LDII Sesat, di tulisan sebelumnya sudah dibahas materi-materi seputar LDII, membahas kesesatan dan pelanggaran LDII dalam Aqidah Islam, sayangnya tidak ada bukti yang valid untuk pembuktianya. Dan kali ini masih dalam topik LDII Sesat dan Fatwa LDII Sesat Menurut MUI. Sedikit banyaknya tulisan ini akan memperbaiki hubungan baik antara sesama umat islam (ukhwah islamiyah). Mengajak para pembaca sekalian untuk bisa berfikir jernih, logis dan netral. Kembali ke materi bahasan LDII Sesat, banyak sekali tulisan-tulisan baik yang berasal dari blog ataupun media informasi resmi. yang baik secara langsung ataupun tidak langsung memberikan penghakiman bahwa LDII Sesat, LDII adalah aliran islam yang sesat dan menyesatkan. Sangat di sayangkan memang, karena tulisan tersebut hanya akan memunculkan konflik di dalam tubuh umat muslim khususnya dan ditengah-tengah masyarakat Indonesia pada umumnya. Lebih banyak mudharat daripada manfaat, mari kita sadari bersama, dan belajar dari sejarah tidak boleh ada lagi perselisihan atau konflik yang di sebabkan oleh perbedaan pemahaman. Saling menghargai dan menghormati akan lebih indah! tampak terlihat dari luar muslim. Fatwa LDII Menurut MUI Tidak ada fatwa sesat untuk LDII dari MUI! LDII bukanlah Aliran Islam, LDII bukanlah Agama! LDII hanyalah ormas yang di bentuk untuk membina dan mencerdaskan masyarakat muslim di Indonesia khususnya. Faktanya LDII sudah sampai di berbagai belahan dunia! LDII Tidak Sesat LDII tidak sesat! karena LDII bukanlah sebuah aliran keagamaan, LDII adalah lembaga keagamaan yang visi dan misinya jelas, masing-masing individu dalam kepengurusan LDII punya visi dan misi yang seragam dalam menjalankan program-program LDII. Tidak mengejar materi! tidak bertujuan untuk mencari keuntungan! semuanya ikhlas mencari Ridho ALLAH SWT. Sepintas memang terdengar sangat terlalu NAIF! tapi itulah yang bisa kita temukan dalam tubuh kepengurusan LDII. Tidak ada gaji, tidak ada honor! yang ada malah para pengurus sendiri merogoh kantongnya untuk ikut mensukseskan program dari LDII. Hari Gini…??? tapi itulah faktanya, silakan anda di tantang untuk mementahkannya. Tidak ada Fatwa LDII Sesat Dari MUI Definisi sesat itu apa sih? di website resminya MUI sudah dibahas, point-point yang menyebabkan islam seseorang/golongan di vonis SESAT. Dan fakta yang bisa ditemukan tidak ada 1 poin pun kesesatan yang ditemukan di LDII. Fakta Sesat dan Kebohongan LDII Kepada Masyarakat Beginilah potret dari Masyarakat kita, sangat di sayangkan memang tapi itulah faktanya, ketika ada salah satu individu yang berbuat khilaf maka teman-temanya atau teman dalam golongan individu tersebut di generalisir di tuduh melakukan hal yang sama. Makanya visi dan misi LDII tidak pernah berubah, berdakwah kepada semua lapisan maysarakat, mencerdaskan masyarakat dalam beribadah! meninggalkan ajaran-ajaran bid’ah, khurofat dan takhayul yang melilit kuat menjadi akar budaya masyarakat kita pada umumnya. Mari buka hati kita, marilah berlapang dada untuk bisa menerima perbedaan yang ada di antara kita! jangan sampai karena anda suka mobil toyota, terus ada teman atau tetangga anda lebih suka ferary anda malah menuduhnya bodoh, karena ferary harganya mahal, toh keduanya sama-sama mobil yang penting bisa jalan. Ketika seseorang memiliki perbedaan dalam cara pandang dan sisi pemahaman yang berbeda dengan kita, hormatilah! tidak perlu merasa gerah atau risih. LDII Sesat, Karena Kalau Sholat Tidak Mau di Imamin Oleh Orang Luar LDII Seperti tulisan saya sebelumnya, hormatilah perbedaan pemikiran dan pemahaman dari seseorang. Hal ini tidak lebih dari sekedar selera seseorang dalam memilih sebuah mobil, apa ruginya buat anda? Anda merasa risih karena keusilan anda sendiri! sebenarnya tidak ada kerugian baik materil ataupun non materil dari anda. Kesimpulanya tetaplah untuk menghormati pendapat, pemahaman dan keputusan orang lain selama tidak merugikan anda. Hal di atas lebih ke arah pemahaman masing-masing individu, egois sekali anda kalo anda memaksakan pemahaman orang di sekitar anda harus sama dengan anda! LDII Sesat, Karena Hanya Mau Sholat Jumat di Mesjid LDII Kenapa dibilang sesat? statement yang lucu dan terlihat egois plus usil, terlalu mencampuri urusan orang lain. Alhamdulillah saya sekeluarga diberikan rahmat oleh ALLAH SWT untuk bisa mengaji di LDII. Dan tidak ada kerancuan ataupun keanehan dalam tata cara beribadah yang di ajarkan oleh LDII. Satu-satunya keanehan yang saya temukan adalah ternyata LDII tidak berminat untuk mendirikan partai atau terlibat dalam dunia POLITIK! sementara ormas-ormas lain berlomba-lomba untuk merapat ke parpol, atau bahkan membentuk parpol dengan embel-embel partai ISLAM! yang pada akhirnya mereka malah bikin malu umat ISLAM. LDII masih tetap dalam visi dan misinya, berdakwah, berdakwah dan terus berdakwah! Silakan cari dan temukan organisasi lain selain LDII yang lebih baik dari LDII! tags : Membuka Kedok LDII, apakah benar LDII SESAT Voa Islam, Arrahmah, islam pos, sabili, Hidayatulloh, nahi munkar, era muslim, rujulilal haq, suara news, kabar net,

Bukti Kesesatan LDII, Bukti Yang Tidak Terbantahkan

Bukti Kesesatan LDII Bukti Kesesatan LDII, Pelanggaran aqidah agama yang di tuduhkan kepada organisasi LDII, dari beberapa tokoh ulama islam, sangat mencederai umat islam, dan sangat memalukan! Kenapa sampai bisa seorang tokoh yang di anggap sebagai ulama, yang notabenenya banyak memiliki ilmu, sampai tega menuduh bahkan memfitnah LDII, menyerang LDII dengan berita-berita yang tidak valid. Menuduh LDII Sesat, tapi tidak bisa memberikan bukti kesesatan LDII, yang ada hanyalah sebuah kebohongan yang terus menerus diikuti oleh kebohongan-kebohongan lainya. Seperti itukah kualitas keimanan umat islam? Bukti Kesesatan LDII adalah Fitnah dan Kebohongan Bagaimana bisa sebuah organisasi kegamaan (Islam) – LDII, yang membina masyarakat dengan berdakwah, mengajarkan kepada masyarakat bagaimana menjadi warga negara yang baik, bagaimana menjadi seorang pekerja yang baik, yang tidak bosan-bosannya mewanti-wanti untuk menjauhi dan tidak terlibat dengan yang namanya KORUPSI, apakah yang seperti itu organisasi islam yang sesat?Nah kalopun sesatnya saja seperti itu terus yang tidak sesat yang seperti apa? yang bagaimana? Apakah harus mengikuti ormas islam sebelah yang gemar berdemo? gemar berbuat anarkis dengan alasan jihad? JAWAB DENGAN JUJUR! LDII di besarkan dengan liku-liku perjuangan yang semata-mata tulus mengharapkan ridho Allah SWT. Kalopun LDII adalah aliran sesat pastinya tidak harus menunggu puluhan tahun untuk kehancuran LDII, faktanya sampai detik ini LDII masih solid, jamaahnya bertambah terus! mesjid-mesjid terus dibangun, sekalipun gegeran, fitnahan menghujam dari sana-sini, tidak menjadikan sebagai penghalang. Bukti Kesesatan LDII karena Keanehan dalam LDII Ada keanehan dalam LDII, dan satu-satunya keanehan yang membuat siapapun cemburu! LDII mampu membangun puluhan bahkan ratusan mesjid, dengan sumber pendanaan didapat dari jamaah LDII sendiri, tidak ada dalam kamusnya LDII meminta-minta sumbangan ke pemerintahan setempat, apalagi meminta sumbangan di jalanan. Jamaah-jamaah LDII dengan segenap keimanan dan mengharapkan ridho Allah berlomba-lomba untuk jihad fii sabiilillah dengan harta yang dimilikinya! mungkin hal ini bisa di jadikan sebagai bukti kesesatan LDII, Sedangkan di sisi lain, kondisinya tidak seperti di LDII, maaf bukanya saya mendiskreditkan segolongan tertentu, tapi fakta ini sudah sering saya jumpai, untuk membangun mesjid, harus meminta-minta sumbangan, sumbangan didapat bukanya segera digunakan untuk pembangunan mesjid seluruhnya, tapi malah di sunat. ck ck ck ck ck ….. Ketika ilmu agama hanya dijadikan alat atau sebagai pelengkap hidup saja, maka ilmu tersebut tidak akan sanggup memberikan kedamaian dan menolong hamba tersebut, siapa yang tidak kenal orang-orang yang duduk di departemen agama? silakan cermati kasus beberapa waktu terakhir, sangat miris bukan? untuk pengadaan Al Quran-pun sampai berani untuk di kopusi! Ingat satu hal itu adalah OKNUM, bukan ulamanya! Bukti Kesesatan LDII yang Berhasil di Ungkap Untuk mengungkap bukti kesesatan LDII, anda tidak perlu repot-repot bertanya atau mencari ke sana-sini, karena pandangan dari masing-masing individu akan berbeda-beda, Kenapa tidak anda buktikan sendiri? jangan kuatir LDII terbuka untuk siapapun termasuk anda, kalau anda mau mencari bukti-bukti kesesatan LDII silakan datangi dan berpura-puralah tertarik untuk ikut pengajian yang diselenggarakan LDII. Cari tahu tentang LDII, kenali dan cermati LDII, lalu silakan simpulkan sendiri sebagai bukti kesesatan LDII. Semoga bermanfaat, artikel ini dibuat bukan untuk menyerang atau mendiskreditkan pihak atau golongan tertentu! dibuat untuk memberikan informasi kepada masyarakat luas.

Apakah Ajaran LDII itu Sesat? Membongkar Fakta Kesesatan LDII

APAKAH AJARAN LDII SESAT? Sebelum masuk ke pokok permasalahan, sebaiknya kita kupas terlebih dahulu seputar sumber hukum islam, tidak bisa dikatakan sesat islam tersebut selama menjalankan amalan dan ibadah sesuai atau berdasarkan sumber hukum islam tersebut. Dalam Islam, ada 3 sumber hukum islam, Al Qur’an, Al Hadits dan Ijtihad, 2 sumber hukum pokok yaitu Al Qur’an dan Al Hadits. Sebagaimana sabda Rosulallah SAW, “Telah aku tinggalkan kepadamu dua perkara, kamu tidak akan sesat selama berpegang pada keduanya yaitu kitab Allah (Al Quran) dan sunnah-sunnah nabi (Al Hadits)”. Dari sepenggal hadits diatas bisa kita fahami, sesatnya suatu ajaran islam apabila dalam praktek ibadahnya menyimpang dari sumber hukum islam itu sendiri. Seorang hamba muslim atau siapapun yang mengaku dirinya beragama islam, wajib dan harus beribadah sesuai dengan Al Quran dan Al Hadits. Ketika ada penyimpangan dalam prakteknya maka wajib bagi hamba tersebut di sebut sesat, dan menuju kepada kekafiran! Lalu apa hubunganya dengan LDII, ok sedikit tulisan diatas sebenarnya sudah bisa dijadikan acuan untuk mengetahui apakah ajaran LDII sesat? Tentunya harus tahu terlebih dahulu materi apa yang di ajarkan di pengajian LDII, tahu dengan akurat, bukan hanya katanya, kata si A, kata si B atau kata si C. Penulis pun tidak akan memberikan penilaian apapun, bagaimanapun penulis menantang anda untuk mencari tahu sendiri materi pengajian LDII. Bagaimana caranya? Silakan tutup browser, matikan komputer atau laptop anda, silakan berangkat menuju ke kantor PC LDII terdekat, disana anda bisa memperoleh informasi yang akurat. Atau barangkali anda punya tetangga, teman bahkan mungkin saudara, silakan bisa bertanya kepada mereka. Jangan langsung percaya anda harus melakukan kajian terhadap ajaran-ajaran yang ada di materi pengajian. Itupun kalau anda memang punya nyali dan tergolong orang-orang yang beriman dan bertaqwa, yang senantiasa menghindari FITNAH. Akan berbeda sekali apabila anda adalah tergolong kepada golonganya orang-orang yang dzolim. Yang ada dikepala anda hanyalah kebencian, mata hati anda sudah buta! maka percuma saja pencarian kebenaran yang anda lakukan. Bagaimanapun semua ilham berasal dari Allah SWT, semoga artikel pendek ini bisa bermanfaat bagi kita semua, amiin

Waspada LDII, Pengaruh Kesesatan LDII Semakin Menjamur dan Meluas

WASPADAI PENGARUH KESESATAN LDII Waspada LDII, kesesatan identik dengan LDII, ketika seseorang menyebutkan LDII maka di sebagian besar masyarakat yang akan muncul di benaknya adalah sesat. Gunjingan dan serangan informasi yang tidak valid yang harus di waspadai karena hal ini sangat sensitif terhadap keutuhan Aqidah Islam dan Ukhwah Islamiyah. Tidak jarang dan tidak sedikit beberapa sumber informasi memberitakan berita yang tidak valid, dan tidak bisa memberikan bukti yang otentik dan akurat terhadap beritanya, dan hanya menebar kebencian umat. Anda masyarakat muslim harus waspada terhadap berita kesesatan LDII, karena bisa jadi fitnah yang akan menggerus keimanan anda, alih-alih berita tersebut benar, yang ada malah anda sendiri terbelenggu dengan kesesatan yang anda buat sendiri, hanya gara-gara termakan informasi yang tidak jelas, informasi dari kelompok-kelompok yang hanya bertujuan menebar kebencian, dan memprovokasi umat. WASPADA KESESATAN LDII Anda harus waspada bukan hanya dengan berita kesesatan LDII, tapi berita-berita lainya yang berisi informasi-informasi dengan motif adu domba, atau memilik skema hanya sekedar menebar kebencian. Banyak saat ini website-website bermunculan dengan nama-nama yang islami, hati-hatilah jangan sampai terjebak. Tidak ada dalam hukum islam itu sendiri yang menyuruh umat islam untuk menyebarkan kebencian, atau menyebar luaskan berita sisi buruk dari golongan tertentu. Segera tutup dan tinggalkan website tersebut, jelas-jelas website tersebut memiliki motif untuk adu domba antar umat muslim. Kenapa kita mempermasalahkan perbedaan? toh kita sama-sama muslim, adapun cara beribada dan pengamalan hukum islam dikembalikan kepada kadar keimanan dan kefahaman diri kita masing-masing. WASPADA LDII, PERANG INFORMASI UNTUK PROVOKASI Banyak sekali pihak yang berkepentingan menjadikan LDII sebagai target untuk di bully, karena LDII adalah sasaran yang empuk! LDII tidak begitu mempermasalahkan gunjingan dan tuduhan, LDII hanya fokus kepada pembinaan umat muslim, dari situ bisa kita lihat sendiri semakin hari semakin banyak jamaah yang mau mengaji di LDII. Lewat artikel pendek ini semoga bisa membuka mata hati masyarakat muslim Indonesia, untuk mengajak berhentilah bergunjing atau tuduh menuduh sesat, karen hal tersebut bukanlah perbuatanya orang-orang yang beriman, bergunjing atau memfitnah bukanlah perbuatanya orang-orang yang di cintai Allah SWT. Justeru sebaliknya perlu sekali di pertanyakan kualitas keimanan orang-orang yang pekerjaanya suka menggunjing, memfitnah dan menebar kebencian!! Anda Harus WASPADA! Gosip kesesatan LDII bisa menggerus keimanan anda, sebaiknya kalau anda penasaran silakan datang langsung ke PC (Pimpinan Cabang) LDII terdekat dengan rumah anda, silakan menyamar berpura-pura mau ngaji, lihat dan rasakan sendiri kedamaian berada di tengah-tengah pengajian LDII. Semoga bermanfaat.

Bukti Kebohongan LDII Menurut Mantan Jamaah LDII BUKTI KEBOHONGAN LDII

MENGUNGKAP BUKTI KEBOHONGAN LDII, KEBOHONGAN-KEBOHONGAN LDII YANG HARUS DI UNGKAP KE KHALAYAK LUAS! Banyak cerita yang beredar ditengah-tengah masyarakat, “… banyak kebohongan dalam LDII …” Artikel singkat ini akan membantu anda untuk mengungkap bukti kebohongan LDII secara netral, mengajak anda untuk berfikir secara logis dengan mengedepankan fakta-fakta yang ada. BUKTI KEBOHONGAN LDII YANG VALID Bukti Valid karena sumbernya adalah mantan LDII, bukti kebohongan LDII berasal dari orang yang pernah mengaji di LDII. Pernahkah di tanyakan kepada mantan tersebut, bagaimana dulu bisa mengaji di LDII dan kenapa mantan tersebut berhenti mengaji di LDII. Di tahap ini diperlukan kedewasaan dan sikap netral kita, apabila dari awal kita sudah tidak netral, maka hasilnya tidak akan valid. Harus dipelajari juga motif LDII, apa untungnya LDII berbohong? temukan motif dari kedua sisi, mantan LDII dan LDII itu sendiri. Silakan bandingkan siapa yang punya kepentingan untuk melakukan kebohongan. Berdasarkan hasil pengamatan kasus-kasus sebelumnya kebanyakan alasan seseorang yang mengaji di LDII kemudian berhenti kebanyakan di sebabkan adanya konflik dengan sesama jamaah itu sendiri, ketidak puasan kepada personal, bukan terhadap LDII. Kebencian terhadap seseorang yang mengaji di LDII, lantas menganggap LDII itu sesat. Dan dari sinilah kebencian itu bermula yang kemudian diikuti dengan kebohongan-kebohongan cerita untuk menyerang LDII. Secara logis, kalo seandainya LDII adalah sebuah aliran sesat, kenapa sampai hari ini LDII masih eksis, dan jamaahnya tambah banyak, perbandingan jamaah yang berhenti ngaji di LDII dengan jamaah baru yang mengaji di LDII sangat-sangat jauh, seperti halnya langit dan bumi! silakan bisa anda buktikan. Contoh gampangnya dari 1000 orang yang mengaji di LDII kemudian ada 1 orang yang keluar dan teriak-teriak LDII sesat, kira-kira yang mana yang lebih bisa di percaya? Makanya di atas saya minta sebelum melangkah lebih lanjut kita dituntut untuk bersikap dewasa dan berfikir dewasa dengan mengutamakan ukhwah islamiyah. Silakan baca selanjutnya disini

Ente Meninggalkan Sholat, Ente Kafir! Gak Perlu Tersinggung Bos

Ente Meninggalkan Puasa? Ente Kafir! TAKFIR? LDII DI CAP SESAT KARENA TAKFIR? Ketika suatu golongan yang mengaku dirinya beragama Islam, beriman kepada Allah dan Rosulnya, tapi kenyataanya adalah mengkufuri keimanan mereka! mereka tidak lagi menjalankan kewajibanya sebagai seorang muslim! mereka meninggalkan sholat, mereka meninggalkan puasa. Kalopun sholat hanya ketika mereka sedang mood mengerjakanya, begitu juga kewajiban-kewajiban lainya. Adakah sepenggal ayat atau hadits yang menyatakan mereka adalah merupakan golongan orang-orang yang beriman? Apakah mereka masih punya iman, ketika mereka meninggalkan sholat (kewajiban) tanpa uzur? STATUS IMAN DAN KAFIRNYA SESEORANG BISA BERUBAH-RUBAH Akan datang suatu zaman dimana dipagi hari seorang hamba beriman dan ketika sore hari dia akan kafir! Dan saat ini sering kita jumpai, jadi gak usah heran banyak kita lihat dan banyak kita saksikan, keimanan dan kekafiran sudah merupakan kebiasaan bahkan menjadi gaya hidup umat jaman sekarang, ketika waktunya beribadah dia rajin sekali menunaikanya, dia melaksanakan sholat, dia melaksanankan puasa…. tapi dia juga suka melakukan pelanggaran dan kemaksiatan! salah satu contoh diantaranya misalnya korupsi, mencuri uang rakyat! menurut antum masih layakah dia disebut sebagai hamba yang beriman dan bertaqwa! golongan seperti ini bisa kita sebut sebagai golongan munafik, satu level di bawah kafir, tapi kalo menurut hasil pengamatan lambat laun karena kemaksiatannya tadi maka bisa di pastikan sholatnya atau puasanya perlahan-lahan akan di tinggalkannya karena keimananya akan rusak dan hilang akibat dari perbuatan maksiatnya! Apakah terlalu berlebihan atau kejamkah kita menyebut golongan yang tidak mau menjalankan kewajibanya sebagai seorang muslim disebut dengan sebutan KAFIR? Bagaimana dengan sholat antum? puasa antum? kewajiban-kewajiban antum sebagai seorang muslim? sudahkah antum mengerjakan yang 5 waktu? karena saat ini tidak jarang kita menjumpai orang yang hanya mau mengerjakan beberapa waktu sholat saja, misalnya dia hanya mengerjakan sholat maghrib dan isyak saja? nah menurut antum orang yang modelan begini apa namanya? jelas sekali orang tersebut bukan bagian dari golongan orang-orang yang beriman bro, kenapa? kalo bener dia itu beriman, dan bertaqwa tidak ada tawar menawar lagi untuk bisa menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim! Iman itu percaya kepada Allah dan Rosul-Nya, Taqwa itu takut kepada Allah, apakah orang seperti diatas masih punya rasa takut kepada Allah? so kesimpulanya? *silakan simpulkan sendiri…… Semoga artikel pendek ini bisa bermanfaat, bukan bermaksud memprovokasi terhadap orang-orang yang males beribadah atau males menunaikan kewajibanya sebagai seorang muslim, buat antum yang masih setengah-setengah semoga bisa termotivasi untuk bisa mengerjakan kewajiban sebagai seorang muslim secara keseluruhan, tidak pilih-pilih. Karena label kafir itu sangat dekat sekali, lepasnya keimanan itu sangat gampang, ketika keimanan itu lepas atau menjauh maka kekafiranlah yang ada pada diri kita!

Kenapa LDII dikatakan Sesat? Fakta Kesesatan LDII Menurut Mantan LDII

PENGAKUAN MANTAN LDII, KENAPA LDII SESAT Banyak cerita dan pengakuan dari beberapa orang yang mengaku pernah mengaji di LDII, dan dengan enteng mengatakan apabila LDII adalah aliran sesat. Sebelum melangkah lebih jauh, saya ingatkan sebagai sesama muslim ada baiknya kita memposisikan diri senetral mungkin, tetap senantiasa menjaga fikiran tetap jernih dalam memutuskan sesat dan tidaknya ajaran islam yang dibawa oleh LDII. KPK pun tidak serta merta langsung menuduh seseorang melakukan tindak korupsi sebelum menemukan bukti yang valid. Nah sekarang bagaimana dengan LDII? apakah sudah ditemukan bukti yang valid berdasarkan sumber hukum islam, dalam hal ini adalah Al Quran dan Al Hadits. Semua pengakuan-pengakuan yang mengaku pernah mengaji di LDII tidak ada satupun yang valid, dan bisa di pertanggung jawabkan dari sisi hukum islam, pengakuan-pengakuan tersebut lebih ke arah ketidak puasan satu individu terhadap individu lainya. Dan salah satu individu tersebut kebetulan seorang yang aktif di pengajian LDII, dan lantas serta merta menuduh LDII adalah aliran sesat. APAKAH LDII SESAT? Kenapa LDII dikatakan Sesat? Kesesatan suatu golongan islam, harus terbukti secara syah dan meyakinkan apabila golongan tersebut benar-benar telah menodai aqidah islam, melanggar hukum islam, menyimpang dari aqidah islam, nah Apakah LDII Sesat? lalu aqidah yang mana yang dilanggar, hukum islam mana yang disimpangkan? LDII mengajari jamaahnya sholat, sama kok 5 waktu dalam 24 jam, dari mulai Shubuh 2 rakaat, Dhuhur 4 rakaat, Ashar 4 rakaat, Maghrib 3 rakaat dan Isyak 4 rakaat, LDII juga mengajari jamaahnya untuk menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan, samapai disini barangkali bagian mana yang menyimpang dari aqidah? LDII selalu menasihati jamaahnya untuk menjadi warga negara yang baik, senantiasa menekankan jamaahnya untuk selalu menjaga kualitas kinerja yang baik di tempat bekerjanya, dan tidak bosan-bosanya LDII dengan tegas melarang jamaahnya untuk terlibat dalam perbuatan anarkis! Apakah LDII Sesat? sejauh ini apakah ada yang salah dari apa yang LDII sampaikan kepada jamaahnya? BAROMETER PEMBUKTIAN LDII SESAT Sudah menjadi standar operasional bahwa untuk mengukur segala sesuatu kita wajib menggunakan alat ukur, sebagai patokan dimana nantinya kita bisa dapatkan hasil yang akurat, seorang fakar matematika pun tidak bisa menentukan panjang suatu benda dengan akurat tanpa menggunakan alat ukur. Begitupun LDII, lantas kalopun ternyata LDII itu sesat, sejauh manakah kesesatan LDII berdasarkan Al Quran dan Al Hadits tentunya, pelanggaran apakah gerangan? Bukan hanya karena gagal mempersunting salah seorang gadis jamaah LDII lantas dengan enteng memvonis LDII Sesat,.. “LDII itu sesat masak saya mau nikahin si A, saya harus ngaji dulu di LDII…..” “LDII itu sesat masak si A hanya mau menikahi orang yang sama-sama ngaji di LDII….” “LDII itu jelas sesat, masak si A langsung cuci tangan setelah bersalaman dengan saya….” Dan masih banyak lagi,.. tuduhan-tuduhan LDII sesat, karena inilah atau karena itulah,… wah wah wah….. apakah ketika ada seorang jamaah NU ketahuan mabuk-mabukan lantas menuduh NU sesat? atau apakah ketika ada seorang teroris yang beragama islam menebar teror disana-sini, meledakan bom yang menimbulkan banyak korban jiwa, lantas apakah anda bisa menerima apabila islam dianggap sebagai agama yang sesat, atau agama teroris! Jawaban sanggahan anda dari kedua contoh kasus diatas, kurang lebih sama dengan jawaban tuduhan sesat terhadap LDII. LDII TIDAK SESAT Dari pemaparan diatas, apakah masih ada ganjalan? kenapa kok repot-repot? sebenernya kita gak perlu merasa galau, atau repot untuk menuduh atau membuktikan LDII Sesat, lantas apa untungnya buat anda? Marilah kembali kepada Aqidah islam yang HAQ, yang berdasarkan Al Quran dan Al Hadits! tidak akan sesat selama kita bepegang teguh pada keduanya,… as simple as that!

Jangan Pernah Meninggalkan Sholat

SHOLAT ADALAH TIANGNYA AGAMA Yang pertama kali di hisab di akhirat kelak adalah Sholat, ketika sholatmu berantakan, maka rusaklah hisabanmu di akhirat kelak! dan Nerakalah tempat untukmu! Khoolidina Fiiha! Surga dan Neraka adalah sebagai reward and punishment untuk semua umat manusia yang ada dimuka bumi ini, Surga itu merupakan rahmat dari Allah dan sebaliknya Neraka merupakan Azab dari Allah yang diberikan kepada hamba yang berbuat maksiat. JAGALAH SHOLATMU! Dengan terjaganya Sholat kita, Insya Allah, diri kitapun akan terjaga dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar, lalu bagaimana dengan mereka-mereka yang mengerjakan sholat tapi ternyata amalan maksiatpun masih mereka jalankan,… bergunjing, memfitnah! dan bahkan korupsi! Beberapa waktu yang lalu masih kasus korupsi yang terungkap di kementrian agama, kasus korupsi pengadaan Al Quran, kasus korupsi dana Haji dan lain-lain. Tentunya hal tersebut sangat membuat malu semua umat Islam di Indonesia, belum lagi sering kita lihat berita-berita tentang kasus tawuran antara sesama umat Islam, golongan yang satu menuduh sesat terhadap golongan lain, lalu melakukan penyerangan , merusak membakar bahkan membunuh,…. sangat di sayangkan sekali, dan sangat ironis mengingat dalam ajaran islam sendiri tidak pernah diajarkan untuk berbuat seperti itu! Apakah mereka semua yang terlibat dalam kemaksiatan diatas masih menjaga sholatnya? kalaupun iya, maka perlu di koreksi lagi, sudah pas kah cara mereka beribadah sholat? sudah sesuaikah sholat mereka dengan apa yang di ajarkan rosul kita yang tercantum di dalam Al Hadits? Coreng moreng noda yang di tumpahkan terhadap keindahan dan kedamaian islam, tentunya sangat mencederai umat islam lainya, termasuk kita didalamnya,… apakah kita akan diam saja? ayoo mulailah dari diri kita, benahi sholat kita, tegakkan sholat kita sesuai dengan tuntunan Rosulallah SAW, apabila di hati ini masih ada penyakit hati,.. rasa dengki, suudzan, dan sejenisnya, maka sebaiknya perbaiki lagi sholat kita, tingkatkan lagi kekhusuk-an sholat kita! perbanyaklah sholat-sholat sunnah! Insya Allah penyakit-penyakit hati akan hilang dengan izin Allah, dan hanya kedamaian dan ketentraman yang akan menyelimuti kita. Amiiin

Silakan Buktikan Kalau LDII Sesat

KETIKA ANDA MENUNJUK SESAT KEPADA ORANG ATAU GOLONGAN LAIN Ketika kata sesat anda tujukan kepada golongan lain, Yakinkah anda? dan ketika kata sesat itu anda tuduhkan kepada LDII, yakinkah anda lebih baik dari LDII? Ketika anda yakin 100% mengalamatkan tuduhan sesat kepada LDII, berarti anda yakin 100% anda tidak sesat, anda yakin 100% anda berada dalam jalan yang benar, anda yakin 100% anda lebih baik dari LDII dan orang-orang yang mengaji di LDII. Yukk kita lihat apa sih yang di lakukan LDII dan para jamaahnya. LDII dan jamaah pengajian yang ada di dalamnya mengkaji Al Qur’an dan Al Hadits, rutin mengkaji Al Qur’an dari mulai surat Al Fatihah sampai dengan surat An Nas, mengkaji makna dan keterangan sampai khatam, dan juga mengkaji hadits-hadits kutubu sitta, satu persatu sampai khatam. Semoga anda lebih dari itu, melakukan lebih dari apa yang di lakukan LDII dan jamaah pengajianya. Paling tidak anda sudah sering mengkhatamkan Al Qur’an dan Al Hadits berkali-kali. LDII tidak pernah mengajarkan jamaahnya untuk bergunjing, memfitnah, berprasangka buruk dan berbuat perbuatan keji lainya. Bagaimana dengan anda? apa artinya tuduhan sesat yang anda alamatkan kepada LDII? Selamat merenung, selagi pintu tobat masih terbuka, Insya Allah tidak ada kata terlambat untuk bertobat.

LDII Sesat, Karena Mengkafir-kafirkan Orang Di Luar LDII

KARENA MENGKAFIR-KAFIRKAN ORANG DILUAR LDII, LDII = SESAT? Saudaraku, tahukah arti dari kata kafir itu sendiri? kafir adalah kebalikan dari kata iman, iman itu sendiri adalah percaya berarti kafir yang kebalikan dari kata iman adalah tidak percaya, betul? sampai disini apakah bisa dimengerti? Hanyalah masalah bahasa saja, antara percaya dan tidak percaya, atau iman dan tidak iman (kafir). Yang berhak dan wajib mendapat gelar kafir itu adalah orang yang tidak percaya terhadap Allah dan Rosul-Nya. Ingat Orang yang tidak percaya Allah dan Rosul-Nya, jadi memang sebutan kafir itu untuk orang, bukan untuk kambing atau kuda nil. LDII mengkafir-kafirkan orang di luar LDII, orang di luar LDII itu banyak toh??? orang yang mana? yang jelas di dalam jamaah LDII sendiri tidak ada yang tidak percaya terhadap Allah dan Rosul-Nya, Insya Allah semuanya mengimani, dan yakin 100% percaya terhadap Allah dan Rosulallah SAW. Memeluk Agama Islam dengan sepenuh hati dan jiwa berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits. Dimana permasalahanya? apakah terlalu risih dengan kata kafir? apakah tersinggung?? kenapa bisa tersinggung? dimana keimanan itu? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi tidak pernah mengerjakan sholat, apa masih layak di sebut sebagai orang yang beriman, apakah masih berada dalam keislamanya? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi suka mabuk-mabukan, apa masih pantas di sebut sebagai orang iman, apakah masih islam? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi suka berzina, apa itu yang di sebut muslim, masihkah ada keimanan di dalam dirinya? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi ……………………. dan masih banyak lagi, silakan di renungkan… “Tapi kan yang namanya manusia tidak pernah lepas dari salah dan lupa, dan keimanan itu ada kalanya bertambah dan berkurang….” Sangat setuju sekali, tapi ketika si fulan tersebut yang notabene di KTP nya beragama islam, melakukan pelanggarannya berulang-ulang, apa masih bisa di katakan ke imananya berkurang, bukan cuman berkurang tapi sudah tidak ada lagi keimanan di dalam hatinya!!! Ketika si fulan yang di KTP nya tertulis status agamanya ISLAM, tapi tidak mengerjakan sholat dan dilakukanya berulang-ulang, apa masih bisa di sebut keimananya sedang berkurang…? BIG NO! dia sudah tidak punya lagi keimanan di dalam hatinya. Kecuali dengan bertobat, bukan tobat sambal! Sampai disini bisa diikuti kan? faham apa itu definisi kafir? orang-orang seperti apa yang layak menyandangnya? LDII tidak pernah mengklaim dan merasa bahwa LDII-lah satu-satunya yang paling benar, itu salah besar!!! “Pokoknya LDII Sesat!…titik!! saya baca di buku-buku” Yang sesat itu siapa? LDII atau kamu? masak orang iman kok pemikiran dan perbuatanya seperti itu! dasar hukum islam itu ada di Al Qur’an dan Al Hadits, kok malah mempercayai buku, aneh bin lucu kan?? mari buka bersama-sama Al Qur’an dan Al Hadits nya,… apa saja tuduhan terhadap LDII? mari kita buktikan berdasarkan dasar hukum Islam. Ayo siapa berani? jangan jadi pengecut beraninya di belakang, silakan buktikan dan tunjukan kebenaran itu kepada kami (LDII) kalau anda benar-benar yakin LDII itu sesat dan anda tidak sesat. Tunjukanlah!!

Seputar Kesesatan LDII, Apa Kata MUI?

KESESATAN LDII MENURUT MUI Banyak berita kesesatan LDII di tulis di media online, bahkan sampai di publikasikan berulang-ulang, sudah tidak terhitung lagi halaman-halaman website yang berisikan berita kesesatan LDII, sayangnya dalam tulisan tersebut tidak dilengkapi dengan informasi yang faktual dan akurat. Disisi lain motiv dari si penulis itu sendiri, visi dan misi masih tidak jelas, bahkan cenderung ke arah provokasi, lebih parah lagi jelas-jelas merupakan FITNAH yang keji, karena tidak bisa membuktikan apa yang ditulisnya. Hampir semua tulisan yang berisi informasi tentang kesesatan LDII hanya berdasarkan dari nara sumber yang kredibilitasnya sangat diragukan, sangat-sangat tidak qualified. Tanpa menyelidiki atau melakukan cross check terlebih dahulu, termasuk latar belakang dari nara sumber itu sendiri. Lewat tulisan ini saya hanya ingin membuka fakta yang sebenarnya, fakta kesesatan LDII, fakta yang selama ini masih misteri karena tidak adanya bukti yang akurat. Fakta yang berasal dari MUI, lewat website resminya www . mui.or.id, FAKTA KESESATAN LDII Dalam website resminya MUI, di temukan 1 artikel yang menohok tentang LDII, membahas tentang fakta kesesatan LDII, yang akan membuat terguncang hebat, golongan yang anti LDII. Kenapa? karena MUI sendiri menyatakan bahwa LDII tidaklah SESAT, berita yang sangat menyakitkan bagi golongan yang membenci LDII, di halaman itu juga di beberkan fakta-fakta yang di temukan di masyarakat kenapa ada segolongan orang yang tidak suka atau membenci LDII. Insya Allah anda bukan dari golongan seperti itu, alangkah lebih baik anda membaca selengkapnya langsung dari website remi MUI. MUI menemukan ada isu di masyarakat yang menyatakan LDII sesat karena sholatnya berbeda, tidak sama dengan umat islam lainya. Dengan pembahasan yang netral MUI memberikan informasi kepada masyarakat lewat websitenya dalam artikel: Tidak Berbeda Salat Warga LDII dengan Komunitas Umat Islam. Semoga artikel pendek ini bisa memberikan pencerahan dan bermanfaat buat saudaraku. Ingat satu hal Ukhwah Islamiyah lebih penting ketimbang memperkarakan dan mencari-cari kesalahan atau kelemahan saudara kita, lainya. Alangkah lebih indah jika kita duduk bersama berdiskusi untuk saling bertukar ilmu, sehingga lebih menjalin tali persaudaraan.

Fakta LDII Sesat: Ternyata LDII itu Sesat, Mau Bukti?

FFAKTA LDII SESAT Entah itu berawal dari kebencian ataukah niat tulus untuk mencari fakta LDII sesat. Namun faktanya tidak ditemukanya Fakta LDII Sesat, kasihan sekali saudara kita yang satu ini, keimananya terbelenggu oleh kebencian, ketulusan hatinya telah emoreng oleh kedengkian terhadap sesama saudara muslim. Sebaik-baiknya hamba adalah bukan seorang yang saling membenci, apalagi sesama saudara sebangsa, seagama dan seiman. Di ceritakan dalam sebuah hadits di mana rosul kita sendiri tidak pernah membenci kepada siapapun sekalipun orang tersebut adalah bukan seorang muslim, bahkan jelas-jelas orang tersebut menyebar teror dan kebencian terhadap Rosul dan Sahabat-sahabatnya. Tidak pernah ada ceritanya orang iman membenci atau menebar kebencian sekalipun kepada golongan yang bukan seiman! berhati-hatilah jangan sampai kebencian menyeret kita kembali kepada kejahiliyahan kita. Ketika keimanan kita terlepas maka digambarkan sebagaimana rambut yang di cabut dari adonan roti, tidak akan terasa dan tidak akan berbekas! BUKTI LDII SESAT Mari kita mencari bukti LDII sesat, dan tentunya barometer untuk membuktikan sesat dan tidaknya golongan ataupun individu muslim adalah berdasar kepada Al Qur’an dan Al Hadits, bukan kepada pengakuan si A, kata ulama anu, atau menurut mbah anu. Sudah bertahun-tahun lamanya beredar isu yang menyatakan LDII SESAT, dan sudah bertahun-tahun pula seiring munculnya isu tersebut, tidak pernah ada bukti yang akurat untuk membuktikan kesesatan LDII. Sungguh sangat ironis sekali, kualitas mental muslim kita. Sebegitu rentankah untuk di hasut oleh gosip murahan, yang di hembus-hembuskan oleh segolongan tertentu yang punya maksud tersembunyi. Bukti LDII Sesat yang mereka suarakan dari tahun ke tahun masih saja yang itu-itu juga,…. tanpa pernah bisa di buktikan. Tapi anehnya justeru LDII semakin hari tambah besar dan tambah luas cakupanya, tidak hanya di Indonesia, bahkan sudah sampai ke manca negara, dari mulai Australia, Amerika Suriname dll. FAKTA LDII SESAT YANG TIDAK BISA DIBUKTIKAN Perlu di ketahui LDII bukanlah organisasi yang aneh, sama seperti ormas lainya, LDII bukanlah partai islam, yang beda dari LDII dengan ormas-ormas lainya, LDII punya tujuan mulia untuk berdakwah! tidak mencari keuntungan, tidak mencari kekuasaan. Itulah satu-satunya keanehan yang ada di LDII. Mungkin bisa jadi hal tersebut yang bisa di jadikan FAKTA LDII SESAT, karena LDII itu punya perbedaan 1 hal yang sangat mencolok. LDII memiliki kader-kader yang tulus dalam membesarkan LDII, memperkuat perjuangan dakwah LDII, tidak ada satupun kader LDII yang mencari kekayaan dari keorganisasian! itu FAKTA KESESATAN LDII. Semua pengurus LDII dari pusat sampai cabang berniat tulus untuk berdakwah, membina masyarakat muslim, mencerdaskan masyarakat muslim di sekitar kita, tanpa berharap imbalan sepeserpun, bahkan seringkali merogoh kocek sendiri,.. !! silakan catat satu lagi yang barusan sebagai FAKTA KESESATAN LDII.

Selasa, 02 Juli 2013

LAZISNU Jombang

Program yang telah disusun oleh LAZISNU Jombang berdasarkan dari hasil perencanaan strategis adalah:

1. Program Taqwiyatul Jam’iyah ( Program Penguatan Lembaga): 
Secara umum berkaitan dengan pengelolaan keuangan, pembuatan dan pelaksanaan system perencanaan, monitoring dan evaluasi, pengelolaan sumberdaya, peningkatan kemampuan internal dan lain-lain

2. Program Jalbul Muzakki (Program Pemungutan Dana): 
Secara umum berkaitan dengan pendataan muzakki, kampanye kesadaran tentang zakat, upaya sosialisasi kepada muzakki; pencarian secara door to door, serta pembinaan kepada volunteer (sukarelawan) LAZIS-NU

3. Program I’thoul Mustahiq (Program Distribusi): 
Secara umum berkaitan dengan upaya pendataan mustahiq di Jombang; pendistribusian zakat, infaq dan shodaqoh kepada mustahiq di Jombang; dan penguatan musathiq atau organisasi mustahiq dalam memperjuangkan hak-haknya, agar di satu sisi bisa melakukan perubahan terhadap kondisi-nya sehingga kemudian bisa berjuang menjadi muzakki, dan di sisi lain bisa memperjuangkan hak-haknya ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Program I'thoul Mustahiq (Program Distribusi) ini terdiri dari:
1. NU'prenuer, berupa modal usaha atau fasilitasi ketrampilan dalam berusaha
2. NU'smart, berupa bantuan beasiswa, bantuan bagi guru, pelatihan peningkatan kemampuan dll. 
3. NU'care, berupa kebutuhan konsumtif siap santap

Program di atas ditujukan kepada para mustahiq antara lain:
1. Faqir miskin
2. Anak yatim dan piatu
3. Para penggerak masyarakat (fi sabilillah)
4. Korban bencana alam
5. Amilin
6. Ibn sabil
7. Muallaf
جَزَاكَ الله خَيْرًا

Diluncurkan, Perkemahan Wirakarya Nasional




NU Jombang Online,
Lembaga yang menangani pendidikan di Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan kegiatan Perkemahan Wirakarya Maarif NU Nasional (Perwimanas), di kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (18/5) kemarin. Pada saat yang sama juga dideklarasikan Satuan Komunitas Pramuka Maarif NU.
Peluncuran Perwimanas Ma’arif NU ini dihadiri Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Amaroso Katamsi dan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini.
“Kegiatan ini sebagai prakrasa dari NU untuk melahirkan kader penerus bangsa yang dapat diandalkan,” kata kontingen dari PW LP Maarif Jawa Timur Sunan Fanani, di Kantor PW LP Maarif Jatim, di kawasan Universitas Sunan Giri Surabaya, Minggu (19/5) petang.
Sunan Fanani yang juga Sekretaris PW LP Maarif Jatim ini menuturkan, bahwa Perwimanas nantinya akan diikuti sekitar 3.000 peserta dari 33 propinsi di Indonesia. Hingga acara peluncuran berlangsung dilaporkan sudah ada 1.216 peserta yang telah mendaftar dari 19 provinsi.
Menurutnya, perkemahan nasional yang pertama kali diselenggarakan oleh Ma’arif ini dimaksud untuk mempertemukan para anggota pramuka di lingkungan NU dan membina persaudaraan pramuka dari seluruh Indonesia.
“Perwimanas juga dimaksudkan untuk membantu pendidikan karakter yang saat ini sangat kurang di Indonesia. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menciptakan insan yang bermartabat,” tambahnya.
Sebagai perangkat NU, LP Ma’arif terpanggil untuk membina persatuan dan kesatuan bangsa, sebagai pengamalan dari Tri Satya dan Dasadarma dan untuk mengembangkan Catur Bina (bina diri, bina satuan, bina masyarakat dan bina agama).
Bagi dia, kegiatan perkemahan pramuka merupakan aktualisasi diri dan merupakan lembaga pembinaan karakter dari berbagai latihan kepramukaan yang selama ini dilaksanakan di gugus masing-masing.
“Kepramukaan juga sebagai organisasi kepemudaan yang memberikan penekanan kepada nilai-nilai luhur yang ada dalam Tri Satya Pramuka yang memuat kewajiban kepada Tuhan, kepedulian kepada lingkungan serta kewajiban kepada masyarakat, juga diri sendiri,” tandasnya.
Sunan Fanani mengaku sangat prihatin atas pandangan sebagian kalangan yang menganggap Pramuka semata kegiatan bermain dengan menanggalkan nilai yang ada di dalamnya.
“Padahal, apa yang dilakukan Pramuka sarat dengan nilai-nilai kehidupan serta pendidikan karakter yang nantinya sangat dibutuhkan pada implementasi kehidupan,” tegas mahasiswa program doktor Unair ini.
Perwimanas akan diselenggarakan pada 24-29 Juni 2013 mendatang di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Babus Salam Kalibening Mojoagung, Kabupaten Jombang. (saif)

Rabu, 26 Juni 2013

KH. Nurhasan Al Ubaidah bin KH Abdul Aziz

KH. Nurhasan Al Ubaidah bin KH Abdul Aziz

Lahir1908
Desa Bangi, Kec. Purwoasari, KediriJawa TimurIndonesia
Meninggal11 Maret 1982
KesibukanUlama
Dikenal karenaPendiri Pondok Pesantren Walibarokah Burengan Banjaran Kediri
GelarKH
AgamaIslam
PasanganFatimah
Al Suntikah
AnakK.H Muhammad Sueh Abdul Dzohir
K.H Sulthon Aulia Abdul Aziz
K.H Abdul Salam
K.H Muh Daud
Hj.Sumaidau’
K.H.Abdullah
H.Zubaidi Umar (dari ibu Al Suntikah)

Dengan Gencarnya Fitnah dan Cacian yang dialamatkan kepada KH. Nurhasan Al-Ubaidah oleh orang-orang yang tidak sepaham dengan beliau dalam mengajak kepada masyarakat umat muslimin untuk menegakan hukum-hukum Alloh yang telah tertuang didalam Al-Qor'an dan Al-Hadits. Insyaalloh dengan Tulisan singkat ini dapat memberikan pencerahan dan informasi yang berimbang mengenai sepak terjang beliau kepada masyarakat umum, sehingga umat muslim pada khususnya dapat meneladani sifat-sifat dalam perjuangan beliau mengajak umat Islam kembali kepada 'garis-garis' yang telah digariskan Alloh kepada umat manusia sebagai jalan tunggal menuju keselamatan di dunia dan akherot yaitu Al-Qor'an dan Al-Hadits.

KH Nurhasan Al Ubaidah adalah pendiri Pondok Pesantren Walibarokah Burengan Banjaran Kediri, seorang ulama besar yang selama 11 tahun belajar ilmu agama di Makkah dan Madinah. Beliau menguasai Al Qur’an dan ilmu-ilmu Al Qur’an. Beliau menguasai Qiroah Sab’ah, yaitu bacaan Nafi’ Al Madani, Ibnu Katsir Al Makki, Abu Amr Al Bashri, Ibnu Amir As Syami, Ashim Al Kufi, Hamzah Al Kufi, dan Ali Al Kisa’i. Masing-masing guru tersebut memiliki dua murid yang sangat terkenal, sehingga bacaannya diistilahkan 21 bacaan. Beliau juga menguasai 49 kitab-kitab hadits lengkap dengan ilmu alatnya. Di antara guru-guru beliau adalah: Imam Abu Samah (Muhammad Abdul Dhohir ibn Muhammad Nuruddin Abu Samah At-Talini Al-Mishri Al-Makki), Syekh Umar Hamdan (Abu Hafs Umar ibn Hamdan ibn Umar ibn Hamdan al-Mahrasi At-Tunisi Al-Maghribi al-Madani Al-Maki rahimahullah), Syekh Yusuf, dan lain-lain.


== Kisah Kehidupan KH. Nurhasan Al Ubaidah ==

=== Pengalaman Pesantren ===
# Pondok Semelo, Nganjuk
# Pondok Jamsaren, Sala
# Dresmo, Surabaya (belajar silat)
# Sampang, Madura (Kyai Al Ubaidah, Batuampar)
# Lirboyo, Kediri
# Tebuireng, Jombang
   
=== Pengalaman di Tanah Suci ===
Pada tahun 1929 beliau berangkat haji, tiba di Mekah, disaksikan oleh H. Khoiri Ketua Rukbat Nahsyabandi (asrama pemukim di Saudi Arabia). Pada tahun 1933 beliau belajar hadits Bukhari dan Muslim kepada Syekh Umar Hamdan (Abu Hafs Umar ibn Hamdan ibn Umar ibn Hamdan al-Mahrasi At-Tunisi Al-Maghribi al-Madani Al-Maki rahimahullah) dari Maroko di Madrasah Darul Hadits dekat Masjidil Haram

=== Kembai ke Tanah Air ===
Pada tahun 1941 beliau kembali ke Indonesia, membuka pengajian di Kediri dan menikah dengan orang Madura, yaitu Al Suntikah

Anak anak beliau:
# K.H Muhammad Sueh Abdul Dzohir
# K.H Sulthon Aulia Abdul Aziz
# K.H Abdul Salam
# K.H Muh Daud
# Hj.Sumaidau’
# K.H.Abdullah
# H.Zubaidi Umar (dari ibu Al Suntikah)

Sabtu sore, 11 Maret 1982 Nurhasan dan keluarga yaitu Abdul Aziz (anak), Fatimah (istri), Yusuf (menantu) mengalami kecelakaan lalu lintas di Pelayangan (20 km arah Cirebon). Kendaraan Mercy Tiger B 8418 EW warna merah yang ditumpangi menabrak truk Fuso. Selepas magrib K.H Nurhasan menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. KH. Nurhasan Al Ubaidah dimakamkan di pemakaman keluarga, Marga Kaya, Karawang, Jawa Barat.

Namun demikian warisan semangatnya untuk menegakkan kalimatullah oleh setiap manusia, tetap ada dalam diri sanubari masing-masing generasi penerus pejuang agama yang secara ilmu-pun masih terlampau jauh ketimbang beliau, yang diberi julukan mustadid (orang yang luar biasa). Luar biasa, karena Beliau al-Hafidz, menguasai bacaan Qiraatus-Sab’ah, mufassir yang mumpuni, menguasai Mustholah Hadits, menguasai ilmu alat, mengerti taraf ilmu dari terminologi wajib, sunnah, makruh, mubah, menguasai ilmu dari 49 perowi hadits beserta sanad-nya yang muttashil sampai Baginda Rasulullah SAW, gemar bekerja keras, tidak pernah takut dengan kondisi kehidupan apapun kecuali hanya takut kepada Allah, seorang hamba yang sangat percaya qodarullah dan nashrun minallah, ahli dalam berdoa, ulama yang dicintai santri-santrinya sekaligus dibenci oleh orang-orang yang belum bisa menerima al-Haq ini secara utuh dan murni, dan lain-lain.

Perjuangan yang beliau jalani sebagai Dai yang mengajak umat Islam di Indonesia kembali pada Al Qur’an dan Al Hadits tidaklah mudah, banyak tantangan dan rintangan yang sangat berat harus beliau hadapi, mendobrak penyimpangan aqidah umat Islam di Indonesia yang sudah menjadi tradisi, walaupun umumnya masyarakat Islam di Indonesia mengaku berpegang teguh pada prinsip aliran ahlus sunnah wal jamaah akan tetapi dalam prakteknya mereka banyak mengingkari sunnah Rasulullah SAW dan mereka melaksanakan kewajiban sebagai umat islam dengan sendiri-sendiri (berfirqoh), maka lebih tepat jika mereka adalah pengikut ajaran ahlul bid’ah wal firqoh.
   
Gebrakan beliau membuat banyak para tokoh agama Islam atau para kiai di Indonesia kebakaran jenggot, ajaran beliau dinggap ancaman bagi eksistensi mereka, sebab jika dibiarkan umat Islam menerima ajaran KH. Nurhasan Al Ubaidah untuk berpegang teguh pada Al Qur’an dan Al Hadits bisa-bisa mereka akan ditinggalkan oleh umat. Maka mulailah tuduhan-tuduhan dan fitnahan yang keji dilontarkan kepada beliau, di antaranya dikatakan; kiyai gila, dajal uchul, PKI putih dll.

Semua rintangan dan permusuhan itu beliau hadapai dengan sabar, bahkan beliau memberi pemahaman pada murid-muridnya bahwa salah satu tanda agama yang benar adalah dimusuhi, bukankah Waraqoh bin an-Naufal seorang pendeta Nasrani yang sangat mendalami ajaran kitab Injil di awal keRasulan Nabi Muhammad SAW telah memberi peringatan;

لَمْ يَأْتِ رَجُلٌ قَطُّ بِمِثْلِ مَا جِئْتَ بِهِ إِلاَّ عُودِيَ. رواه البخاري

Tidak datang seorangpun dengan (ajaran) semisal yang engkau bawa melainkan dia akan dimusuhi

Dan jika dahulu Rasulullah dimusuhi dan rintangi oleh kaumnya yang masih jahiliyyah maka KH. Nurhasan dimusuhi oleh sesama umat Islam yang tidak rela jika penyimpangan dan bid’ah yang sudah mendarah daging dalam diri mereka diusik, hal ini sesuai dengan yang disabdakan Rasulullah SAW
   
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ ‏. رواه مسلم

Dari Abi Hurairah dia berkata, Rasulullah SAW bersabda Islam dimulai dalam keadaan asing dank an kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah bagi mereka yang dianggap asing.
Di antara jasa beliau bagi umumnya umat Islam di Indonesia:

# Umat Islam jadi lebih mengenal dan dekat dengan al-Qur’an dan al-Hadits, yang dulunya pemahaman mereka dalam hukum agama didominasi dengan kitab-kitab kuning sekarang sudah mulai merujuk pada dalil-dalil Al Quran dan Al Hadits.
# Beliau menjadi trendsetter bagi masyarakat Islam dalam banyak hal di antaranya; masalah busana muslim untuk kaum lelaki, sekarang ini sudah mulai banyak yang dapat kita lihat berpakaian celananya di atas mata kaki, padahal dulu ketika murid-murid KH. Nurhasan memulai banyak yang mentertawakan dan mengolok-olok dengan sindiran; celananya kebanjiran, kekurangan bahan dll. Demikian pula bagi kaum wanita pada tahun 70an umumnya perempuan muslimat termasuk para Ustazah tidak memakai kerudung, paling-paling hanya memakai selendang yang disampirkan di kepala, bahkan murid-murid perempuan KH. Nurhasan yang sudah mengamalkan menutup aurat dengan tertib diolok-olok bahwa kepala mereka korengan.
# Dalam masalah anti rokok; jika [[MUI]] baru di tahun 2009 mengeluarkan fatwa haram merokok, maka KH. Nurhasan telah melarang dan mengharamkan murid-muridnya merokok sejak tahun 1960an dan itu benar-benar mereka patuhi, sehingga setiap ada keramaian yang diadakan murid-murid KH. Nurhasan pasti akan sangat mengecewakan pedagang rokok sebab tidak ada satupun yang membelinya.
# Dalam masalah kemandirian dana yang bersumber dari infaq serta zakat; KH. Nurhasan telah berhasil menanamkan kefahaman pada murid-muridnya akan penting dan wajibnya membela agama Allah berupa infaq dan atau zakat, sehingga dapat dilihat di mana-mana murid-murid beliau ketika akan membangun masjid, musholla atau sarana-sarana ibadah lainnya tidak pernah mengemis-ngemis di tepi jalan, tiba-tiba telah berdiri bangunannya .

Dan masih banyak lagi jasa-jasa beliau yang tidak bisa diungkap disini, mudah-mudahan Allah mengganjar beliau atas semua amal-sholih dan jerih payahnya dengan ganjaran sebesar-besarnya- serta derajat setinggi-tingginya di surga. Amin

Adab dalam Berselisih Faham (ikhtilaf)





إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له .وأشهد أن لا إله إلا الله وحده .لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله

أما بعد

 

Sebelum Muslimin -Semoga Alloh Paring Barokah- Membaca Artikel Dibawah Ini, Perlu diperhatikan Beberapa Poin Penting Penjelasan Tentang: 
"Syahnya Penyampaian Ilmu Menurut Salafussholih" dan
"MANQUL, MUSNAD, MUTTASHIL DAN RO’YI/PENDAPAT"

 

 

Imam Abu Nu’aim mengutip ucapan Imam Sufyan ats Tsauri Rahimahullah, sebagai berikut:

سفيان الثوري، يقول: إذا رأيت الرجل يعمل العمل الذي قد اختلف فيه وأنت ترى غيره فلا تنهه.
“Jika engkau melihat seorang melakukan perbuatan yang masih diperselisihkan, padahal engkau punya pendapat lain, maka janganlah kau mencegahnya.” (Imam Abu Nu’aim al Asbahany, Hilyatul Auliya’, 3/ 133 )

Berkata Imam An Nawawi Rahimahullah:

]وَمِمَّا يَتَعَلَّق بِالِاجْتِهَادِ لَمْ يَكُنْ لِلْعَوَامِّ مَدْخَل فِيهِ ، وَلَا لَهُمْ إِنْكَاره ، بَلْ ذَلِكَ لِلْعُلَمَاءِ . ثُمَّ الْعُلَمَاء إِنَّمَا يُنْكِرُونَ مَا أُجْمِعَ عَلَيْهِ أَمَّا الْمُخْتَلَف فِيهِ فَلَا إِنْكَار فِيهِ لِأَنَّ عَلَى أَحَد الْمَذْهَبَيْنِكُلّ مُجْتَهِدٍ مُصِيبٌ . وَهَذَا هُوَ الْمُخْتَار عِنْد كَثِيرِينَ مِنْ الْمُحَقِّقِينَ أَوْ أَكْثَرهمْ . وَعَلَى الْمَذْهَب الْآخَر الْمُصِيب وَاحِد وَالْمُخْطِئ غَيْر مُتَعَيَّن لَنَا ، وَالْإِثْم مَرْفُوع عَنْهُ

“Dan Adapun yang terkait masalah ijtihad, tidak mungkin orang awam menceburkan diri ke dalamnya, mereka tidak boleh mengingkarinya, tetapi itu tugas ulama. Kemudian, para ulama hanya mengingkari dalam perkara yang disepakati para imam. Adapun dalam perkara yang masih diperselisihkan, maka tidak boleh ada pengingkaran di sana. Karena berdasarkan dua sudut pandang setiap mujtahid adalah benar. Ini adalah sikap yang dipilih olah mayoritas para ulama peneliti (muhaqqiq). Sedangkan pandangan lain mengatakan bahwa yang benar hanya satu, dan yang salah kita tidak tahu secara pasti, dan dia telah terangkat dosanya.” (Syarah an Nawawi ‘ala Muslim,1/131)

Imam As Suyuthi Rahimahullah berkata dalam kitab Al Asybah wa An Nazhair:

الْقَاعِدَةُ الْخَامِسَةُ وَالثَّلَاثُونَ " لَا يُنْكَرُ الْمُخْتَلَفُ فِيهِ ، وَإِنَّمَا يُنْكَرُ الْمُجْمَعُ عَلَيْهِ

Kaidah yang ke-35, “Tidak boleh ada pengingkaran terhadap masalah yang masih diperselisihkan. Seseungguhnya pengingkaran hanya berlaku pada pendapat yang bertentangan dengan ijma’ (kesepakatan) para ulama.” (Imam As Suyuthi, Al Asybah wa An Nazhair,1/285)

Berkata Syaikh Dr. Umar bin Abdullah Kamil:

لقد كان الخلاف موجودًا في عصر الأئمة المتبوعين الكبار : أبي حنيفة ومالك والشافعي وأحمد والثوري والأوزاعي وغيرهم . ولم يحاول أحد منهم أن يحمل الآخرين على رأيه أو يتهمهم في علمهم أو دينهم من أجل مخالفتهم .

“Telah ada perselisihan sejak lama pada masa para imam besar panutan: Abu Hanifah, Malik, Asy Syafi’i, Ahmad, Ats Tsauri, Al Auza’i, dan lainnya. Tak satu pun mereka memaksa yang lain untuk mengubah agar mengikuti pendapatnya, atau melemparkan tuduhan terhadap keilmuan mereka, atau terhadap agama mereka, lantaran perselisihan itu.” (Dr. Umar bin Abdullah Kamil, Adab al Hiwar wal Qawaid al Ikhtilaf, hal. 32)

Beliau juga berkata:

فالاجتهاد إذا كان وفقًا لأصول الاجتهاد ومناهج الاستنباط في علم أصول الفقه يجب عدم الإنكار عليه ، ولا ينكر مجتهد على مجتهد آخر ، ولا ينكر مقلد على مقلد آخر وإلا أدى ذلك إلى فتنة .
“Ijtihad itu, jika dilakukan sesuai dengan dasar-dasar ijtihad dan manhaj istimbat (konsep penarikan kesimpulan hukum) dalam kajian ushul fiqh (dasar-dasar fiqih), maka wajib menghilangkan sikap pengingkaran atas hal ini. Tidak boleh seorang mujtahid mengingkari mujtahid lainnya, dan tidak boleh seorang muqallid (pengekor) mengingkari muqallid lainnya, jika tidak demikian maka akan terjadi fitnah.” (Dr. Umar bin Abdullah Kamil, Adab al Hiwar wal Qawaid al Ikhtilaf, hal. 43. )

Imam Adz Dzahabi Rahimahullah berkata:

قال ابن الجنيد: وسمعت يحيى، يقول: تحريم النبيذ صحيح، ولكن أقف، ولا أحرمه، قد شربه قوم صالحون بأحاديث صحاح، وحرمه قوم صالحون بأحاديث صحاح.

Berkata Ibnu Al Junaid: “Aku mendengar Yahya bin Ma’in berkata: “Pengharaman nabidz (air perasan anggur) adalah benar, tetapi aku tidak mau berkomentar!, dan aku tidak mengharamkannya. Segolongan orang shalih telah meminumnya dengan alasan hadits-hadits shahih, dan segolongan orang shalih lainnya mengharamkannya dengan dalil hadits-hadits yang shahih pula.” (Imam Adz Dzahabi, Siyar A’lam an Nubala, Juz. 11/88)

Sumber:
http://teguh354.blogspot.com/2010/01/adab-dalam-berselisih-faham-ikhtilaf.html

Nuzulul Qur'an

Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan romadhon, bulan dimana dibulan itu kita diwajibkan untuk berpuasa penuh. Dan dibulan itu juga terjadi peristiwa Nuzulul Qur'an (turunnya Alqur'an). Di masyarakat "hum" biasa memperingati nuzulul qur'an, pada malam ketujuh belas tiap bulan Romadhon. Benarkah Al Qur'an diturunkan pada malam ketujuh belas Romadhon? 

Mari kita deres ayat-ayat Al Qur'an yang menceritakan tentang kapan Al Qur'an diturunkan.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada Lailatul Qodar (malam kemuliaan).” (QS. Al Qodr (97): 1)
Ayat yang jelas ini menunjukkan bahwa Al Qur'an diturunkan pada waktu Lailatul Qodar. Lalu kapan Lailatul Qodr itu?
Yang jelas ada pada bulan Romadhon, namun kepastian harinya hanya Alloh Ta’ala yang tahu. Karena Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam dilupakan waktunya dan hanya memberikan petunjuk juga perintah untuk mengintainya.
Secara spesifik, Lailatul Qodar ada pada sepuluh malam terakhir atau tujuh malam terakhir. Dari Ibnu Umar Rodhiallohu ‘Anhuma, bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيهَا فَلْيَتَحَرَّهَا مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ
“Maka, barangsiapa yang ingin mendapatkan Lailatul Qodar, maka carilah pada sepuluh malam terakhir.” (HR. Bukhori, Kitab Al Jum’ah Bab Fadhli Man Ta’arro minal Laili fasholla, Juz. 4, Hal. 332, No hadits. 1088. Al Maktabah Asy Syamilah)
Dari Ibnu Umar Rodhiallohu ‘Anhuma, bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
فَمَنْ كَانَ مُتَحَرِّيهَا فَلْيَتَحَرَّهَا فِي السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ
“Maka, barangsiapa yang ingin mendapatkan Lailatul Qodar, maka carilah pada tujuh malam terakhir.” (HR. Bukhori, Kitab Ash Shoum Bab Iltimas Al Lailatal Qodri fi Sab’il Awakhir, Juz. 7, Hal. 143, No hadits. 1876. Al Maktabah Asy Syamilah)
Bagaimanakah maksud tujuh malam terakhir?
Hadits yang menunjukkan alasan kenapa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan mengintai tujuh hari terakhir.
Dari Ibnu Umar Rodhiallohu ‘Anhuma:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ
يَعْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلَا يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي
Bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Carilah dia pada sepuluh malam terakhir (maksudnya Lailatul Qodar) jika kalian merasa lemah atau tidak mampu, maka jangan sampai dikalahkan oleh tujuh hari sisanya.” (HR. Muslim, Kitab Ash Shiyam Bab Fadhli Lailatil Qodri wal Hatsi ‘ Ala Tholabiha …., Juz. 6, Hal. 72, No hadits. 1989. Al Maktabah Asy Syamilah)
Tepatnya lagi, Lailatul Qodar itu datangnya pada malam ganjil sebagaimana hadits dari Abu Salamah Rodhiallohu ‘Anhu, bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
فَإِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَإِنِّي نُسِّيتُهَا وَإِنَّهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ فِي وِتْرٍ
“Sesungguhnya Aku diperlihatkan Lailatul Qodar, dan aku telah dilupakannya, dan saat itu pada sepuluh malam terakhir, pada malam ganjil.” (HR. Bukhori, Kitab Al Adzan Bab As Sujud ‘Alal Anfi ws Sujud ‘Alat Thin, Juz. 3, Hal. 300, No hadits. 771. Al Maktabah Asy Syamilah)
Dalam riwayat lain:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تَحَرَّوْا
لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Dari ‘Aisyah Rodhiallohu ‘Anha, bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Carilah oleh kalian Lailatul Qodar pada malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Romadhon.” (HR. Bukhori, Kitab Sholatut Tarawih Bab Taharri Lailatil Qodri fil Witri minal ‘Asyril Awakhir, Juz. 7, Hal. 145, No hadits. 1878. Al Maktabah Asy Syamilah)
Dari kedua hadits ini kita dapatkan dua keterangan bahwa, Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam sendiri tidak tahu persis kapan datangnya Lailatul Qodar karena beliau dilupakan. Sedangkan datangnya Lailatul Qodar adalah pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir.
Lalu, Bagaimana dengan malam ke 25, 27 dan 29?
Imam Bukhori meriwayatkan, dari ‘Ubadah bin Ash Shomit Rodhiallohu ‘Anhu bahwa Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
فَالْتَمِسُوهَا فِي التَّاسِعَةِ وَالسَّابِعَةِ وَالْخَامِسَةِ
“Maka carilah Lailatul Qodar pada malam ke sembilan, tujuh, dan lima (pada sepuluh malam terakhir, pen).” (HR. Bukhori, Kitab Sholatut Tarawih Bab Rof’i Ma’rifati Lailatil Qodr Litalahin Nas, Juz. 7, Hal. 151, No hadits. 1883. Al Maktabah Asy Syamilah)
Berkata seorang sahabat mulia, Ubai bin Ka’ab Rodhiallohu ‘Anhu:
وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْلَمُ أَيُّ لَيْلَةٍ هِيَ هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ
فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا
“Demi Alloh, seseungguhnya aku benar-benar mengetahui malam yang manakah itu, itu adalah malam yang pada saat itu Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami untuk sholat malam, yaitu malam yang sangat cerah pada malam ke 27, saat itu tanda-tandanya hingga terbitnya matahari, pada pagi harinya putih terang benderang, tidak ada panas.” (HR. Muslim, Kitab Sholatul Musafirin wa Qoshruha Bab At Targhib fi Qiyami Romadhon wa Huwa at Tarawih, Juz. 4, Hal. 150, No hadits. 1272. Al Maktabah Asy Syamilah)
Inilah riwayat yang dijadikan pegangan oleh kalangan ulama, bahwa kemungkinan besar Lailatul Qodar (saat Al Qur'an diturunkan) adalah pada malam ke 27. Namun demikian, secara pasti kita hanya bisa mengatakan Wallohu A’lam.
Lalu, Ada Apa Dengan Tanggal 17 Romadhon?
Alloh Ta’ala mengisyaratkan, bahwa Al Quran diturunkan pada tanggal 17 Romadhon, sebagaimana ayat berikut:
وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى
وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آَمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ
يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Ketahuilah, Sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, Maka Sesungguhnya seperlima untuk Alloh, rosul, Kerabat rosul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil, jika kamu beriman kepada Alloh dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqoon, Yaitu di hari bertemunya dua pasukan. dan Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu.”(QS. Al Anfal (8): 41)
Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa maksud: jika kamu beriman kepada Alloh dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqoon adalah Al Qur'an. Dan, memang diberbagai ayat lainnya, kalimat: wa maa anzalna ‘ala abdina (apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami) atau yang semisalnya, adalah bermakna Al Qur'an, seperti dalam Al Baqoroh ayat 23. Jadi, Al Qur'an diturunkan pada hari Al Furqoon, hari bertemunya dua pasukan (yakni perang Badar, sebagaimana disebutkan oleh para ulama), tanggal 17 Romadhon tahun 2 Hijriyah.
Dari keterangan ini Al Qur'an diturunkan awal kali pada 17 Romadhon. Namun, ada beberapa kemungkinan.
Pertama.
Sepintas pendapat ini agak musykil (bermasalah), sebab ayat pertama yang turun, surat Al ‘Alaq ayat 1-5, di turunkan di gua Hiro’, pada masa tenang dan sama sekali tidak ada peperangan, bukan di padang Badar ketika perang.
Ayat tersebut turun sekaligus menandakan awalnya Beliau diangkat menjadi Rosululloh, sedangkan perang Badar terjadi tahun ke 2 setelah hijroh ke Madinah, alias 15 tahun setelah kenabian. Sehingga lebih tepat dikatakan, Al Qur'an memang turun saat 17 Romadhon perang Badar, tetapi bukan yang pertama kali.
Kedua.
Kemungkinan lain, memang benar bahwa Al Qur'an pertama kali diturunkan di gua Hiro adalah tanggal 17 Romadhon, dan benar pula perang Badar terjadi 17 Romadhon tetapi di tahun yang lain. Al Qur'an di turunkan ditahun petama kenabian, sedangkan Perang badar terjadi tahun ke 2 Hijriyah alias 15 tahun setelah kenabian, dan keduanya sama-sama terjadi pada 17 Romadhon.
Jadi makna: jika kamu beriman kepada Alloh dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqoon, adalah jika kamu beriman kepada Alloh dan kepada Al Quran yang dahulu Kami turunkan pertama kali pada waktu yang sama dengan hari furqoon sekarang.
Ketiga. Jika benar turunnya tanggal 17 Romadhon, bagaimana dengan turunnya Al Qur'an pada malam Lailatul Qodar ?
Maka untuk mentaufiq (kompromi) antara dua keterangan ini (Lailatul Qodar dan 17 Romadhon), para ulama mengatakan Al Quran diturunkan dua kali tahap. 

Tahap pertama diturunkan dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah di langit dunia pada Lailatul Qodar secara langsung, tahap selanjutnya, diturunkan dari langit dunia ke kehidupan manusia secara bertahap selama hampir 23 tahun, yang diawali pada 17 Romadhon di Gua Hiro. Inilah pendapat Ibnu Abbas. Dengan demikian antara dua ayat ini tidak ada pertentangan sama sekali, justru saling mendukung antara dua informasi dari Al Quran sendiri, tentang turunnya pada Lailatul Qodr dan 17 Romadhon. Allohu a'lam.

Untuk semua saudara iman QHJ member LQWD mari kita terus dan selalu barter da'wat, dan mengingat beberapa hari lagi sudah memasuki bulan romadhon mari kita tambah da'wat kita agar Alloh paring aman selamat lancar barokah sehat dalam menyukseskan panca (5) sukses Romadhon:

1. Sukses Puasa Rhomadhon,
2. Sukses Taraweh
3. Sukses Tadarus
4. Sukses I'tikhaf
5. Sukses Zakat Fitroh. 


Dan bisa kita tambah amalan sunnah yang lainnya.

Mari kita persiapkan diri kita untuk meningkatkan ibadah kita di bulan suci romadhon lebih dari pada bulan-bulan biasanya. Sebelum bulan puasa saya pribadi dan mewakili seluruh admin LQWD mohon maaf atas segala kesalahan.... pokoknya semua seluruh dan apa saja salah khilaf yang telah saya dan kami kerjakan mohon maaf dan ridhonya. Alhamdulillahi jazaakumulloohu khoiroo.

Selasa, 25 Juni 2013

Berdalih melindungi Suriah dari hegemoni barat




Berdalih melindungi Suriah dari hegemoni barat, Yahudi dan AS, Rusia mendukung Bashar Al Assad memerangi pemberontak. Kini, pemberontak didukung Unii Eropa dan AS termasuk dengan mencabut embargo senjata. Konflik kemudian diarahkan pada perang sipil antara dua kekuatan besar rakyat Suriah, yakni Muslim Sunni dan Syiah. Di Indonesia, Majelis Mujahidin meyakini bahwa ini merupakan perang sipil Sunni dengan Syiah, kemudian mempersiapkan bantuan laskar dan bantuan lainnya. Di lain pihak, Dr Jose Rizal, Direktur Mer-C, meyakini bahwa ini adalah perang dua adidaya blok barat (AS) dan timur (Rusia) berebut pengaruh di timur tengah. Jika mengirim relawan medis dari Mer-C ibarat berada ditengah-tengah dua pelanduk sedang bertarung. Menghancurkan negeri-negeri dengan penduduk mayoritas muslim adalah agenda balkanisasi barat, termasuk kepada Indonesia. Ini dimulai dengan pemaksaan sistem demokrasi anti Pancasila, membenturkan budaya dan agama, membenturkan kaum agama dengan nasionalis, bahkan membenturkan antar ormas dalam agama terutama Islam. Agen-agen yang bekerja dalam upaya balkanisasi ini mendapat suplai dana dan logistik melalui lembaga tertentu yang telah ditunjuk dan disamarkan dalam berbagai program. Dengan penghancuran negeri-negeri berpenduduk muslim, selain bisnis senjata, juga untuk mengubah tatanegara serta bisnis infrastruktur dengan menciptakan ketergantungan negara tersebut melalui utang pembangunan ketika muncul pemereintahan baru. Apakah ada diantara kita suka menebar kebencian satu sama lain sehingga timbul konflik? Jika ya, mungkin salah satu agen devide et impera atau pecah-belah ini, namun tidak menyadari. Dan saat program balkanisasi itu terjadi, tiba-tiba kita sudah memegang senjata dan saling bunuh. Waspadai pribadi maupun lembaga yang tiba-tiba muncul dan berupaya memecah belah ukhuwah, meski jenggotnya sampai puser, keningnya gelap (bukan terang seperti orang beriman), dan sarungnya sutera. Mereka agen barat untuk menghancurkan negara dan agama.