LANTABUR.TV

Selamatkan Anak Kita Dari Pornografi Menjadi Generus Berprestasi "Kecil Terbina, Remaja Terjaga, Muda Berkarya, Hidup Sederhana, Keluarga Sejahtera, Tua Kaya Ilmu, Mati Masuk Surga Selamat dari Neraka" -JADILAH GENERUS YANG CERDAS DAN FAHAM-
www.ppg-indonesia.com
CONTENT TWITTER HERE
CONTENT FACEBOOK HERE

Jumat, 12 Juli 2013

LDII Sesat, Karena Mengkafir-kafirkan Orang Di Luar LDII

KARENA MENGKAFIR-KAFIRKAN ORANG DILUAR LDII, LDII = SESAT? Saudaraku, tahukah arti dari kata kafir itu sendiri? kafir adalah kebalikan dari kata iman, iman itu sendiri adalah percaya berarti kafir yang kebalikan dari kata iman adalah tidak percaya, betul? sampai disini apakah bisa dimengerti? Hanyalah masalah bahasa saja, antara percaya dan tidak percaya, atau iman dan tidak iman (kafir). Yang berhak dan wajib mendapat gelar kafir itu adalah orang yang tidak percaya terhadap Allah dan Rosul-Nya. Ingat Orang yang tidak percaya Allah dan Rosul-Nya, jadi memang sebutan kafir itu untuk orang, bukan untuk kambing atau kuda nil. LDII mengkafir-kafirkan orang di luar LDII, orang di luar LDII itu banyak toh??? orang yang mana? yang jelas di dalam jamaah LDII sendiri tidak ada yang tidak percaya terhadap Allah dan Rosul-Nya, Insya Allah semuanya mengimani, dan yakin 100% percaya terhadap Allah dan Rosulallah SAW. Memeluk Agama Islam dengan sepenuh hati dan jiwa berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadits. Dimana permasalahanya? apakah terlalu risih dengan kata kafir? apakah tersinggung?? kenapa bisa tersinggung? dimana keimanan itu? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi tidak pernah mengerjakan sholat, apa masih layak di sebut sebagai orang yang beriman, apakah masih berada dalam keislamanya? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi suka mabuk-mabukan, apa masih pantas di sebut sebagai orang iman, apakah masih islam? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi suka berzina, apa itu yang di sebut muslim, masihkah ada keimanan di dalam dirinya? Ketika seseorang mengaku dirinya muslim tapi ……………………. dan masih banyak lagi, silakan di renungkan… “Tapi kan yang namanya manusia tidak pernah lepas dari salah dan lupa, dan keimanan itu ada kalanya bertambah dan berkurang….” Sangat setuju sekali, tapi ketika si fulan tersebut yang notabene di KTP nya beragama islam, melakukan pelanggarannya berulang-ulang, apa masih bisa di katakan ke imananya berkurang, bukan cuman berkurang tapi sudah tidak ada lagi keimanan di dalam hatinya!!! Ketika si fulan yang di KTP nya tertulis status agamanya ISLAM, tapi tidak mengerjakan sholat dan dilakukanya berulang-ulang, apa masih bisa di sebut keimananya sedang berkurang…? BIG NO! dia sudah tidak punya lagi keimanan di dalam hatinya. Kecuali dengan bertobat, bukan tobat sambal! Sampai disini bisa diikuti kan? faham apa itu definisi kafir? orang-orang seperti apa yang layak menyandangnya? LDII tidak pernah mengklaim dan merasa bahwa LDII-lah satu-satunya yang paling benar, itu salah besar!!! “Pokoknya LDII Sesat!…titik!! saya baca di buku-buku” Yang sesat itu siapa? LDII atau kamu? masak orang iman kok pemikiran dan perbuatanya seperti itu! dasar hukum islam itu ada di Al Qur’an dan Al Hadits, kok malah mempercayai buku, aneh bin lucu kan?? mari buka bersama-sama Al Qur’an dan Al Hadits nya,… apa saja tuduhan terhadap LDII? mari kita buktikan berdasarkan dasar hukum Islam. Ayo siapa berani? jangan jadi pengecut beraninya di belakang, silakan buktikan dan tunjukan kebenaran itu kepada kami (LDII) kalau anda benar-benar yakin LDII itu sesat dan anda tidak sesat. Tunjukanlah!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Segala keritik dan saran akan menjadi satu kebaikan dimasa yg akan datang,dan itu sangat kami harapkan.

Blog Buatan, Bolo Dewe